Program Sarjana · S1

Hukum Keluarga Islam (S1)

Membentuk sarjana hukum yang berintegritas, mendalam secara spiritual, serta mampu menyelaraskan hukum Islam dan hukum positif untuk menguatkan institusi keluarga.

Hubungi Tim Admisi
Patung keadilan, palu hakim, dan buku hukum
Foto: Sasun Bughdaryan / Unsplash
Overview

Profil Program Studi Hukum Keluarga Islam

Mewujudkan Peradaban Mulia melalui Keteguhan Hukum dan Integritas Keluarga

Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) STAI Mutiara Bangsa didedikasikan untuk mencetak sarjana hukum yang tidak hanya menguasai aspek legalitas, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan integritas moral yang tinggi. Berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah, prodi ini mengkaji hukum kekeluargaan secara komprehensif untuk membangun institusi keluarga Islam yang kokoh sebagai fondasi peradaban mulia.

Kami mengintegrasikan khazanah Fikih klasik dengan hukum positif Indonesia. Kurikulum yang dinamis membekali mahasiswa untuk menyelaraskan nilai Islam dalam praktik peradilan modern, menangani persoalan keluarga kontemporer, serta memanfaatkan teknologi dalam pengembangan layanan hukum syariah.

Hukum & Integritas Praktik hukum berlandaskan nilai Islam.
Keluarga & Mediasi Solusi hukum untuk keluarga yang kokoh.
Legal-Tech Inovasi layanan hukum syariah masa depan.
Keunggulan Program

Mengapa Memilih Hukum Keluarga Islam?

Perpaduan hukum Islam, hukum positif, keterampilan peradilan, mediasi keluarga, dan inovasi Legal-Tech.

Integrasi Hukum Islam dan Hukum Positif

Menyelaraskan hukum positif Indonesia dengan nilai Islam untuk menegakkan keadilan dan integritas dalam praktik hukum.

Penguasaan Teknologi Hukum

Legal-Tech Syariah membekali mahasiswa untuk mengembangkan layanan dan produk hukum yang relevan dengan perkembangan digital.

Analisis Fikih Kontemporer

Kajian Fikih Kontemporer dan Kompilasi Hukum Islam melatih mahasiswa menyusun solusi kritis atas persoalan hukum masa kini.

Kurikulum Praktis dan Aplikatif

Keterampilan hukum, praktik peradilan, mediasi, konsultasi, dan magang membangun kesiapan nyata sebelum memasuki dunia profesi.

Penguatan Institusi Keluarga

Hukum dan Psikologi Keluarga dipelajari secara mendalam untuk membantu membangun keluarga Islam yang kokoh, adil, dan harmonis.

Karakter Praktisi Berintegritas

Profesionalisme hukum ditumbuhkan bersama ketakwaan dan integritas moral yang bersumber dari Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Jejaring Strategis

Kerja sama dengan lembaga hukum nasional dan internasional memperluas wawasan, pengalaman, serta peluang karier lulusan.

Struktur Pembelajaran

Kurikulum Hukum Keluarga Islam

Klik setiap semester untuk melihat mata kuliah. Kurikulum disusun bertahap dari fondasi keislaman, fikih keluarga, hukum positif, mediasi, praktik peradilan, hingga inovasi Legal-Tech Syariah.

Tahun Pertama Semester 1
  • Pengantar Studi Islam
  • Pancasila dan Kewarganegaraan
  • Fikih Ibadah 1
  • Maharah Kalam
  • Maharah Qira'ah wal Kitabah
  • Maharah Istima'
Tahun Pertama Semester 2
  • Studi Hadis
  • Kaidah Bahasa Arab
  • Studi Al-Qur'an
  • Tauhid 1
  • Muthola'ah
  • Fikih Ibadah 2
  • Pengantar Hukum Keluarga Islam
Tahun Kedua Semester 3
  • Fikih Perkawinan
  • Qawa'id Fiqhiyyah 1
  • Fikih Waris Dasar
  • Ushul Fikih 1
  • Tafsir Ayat & Hadis Hukum Keluarga
  • Tauhid 2
  • Pendidikan Agama Islam (Akhlak Islamiyah)
  • Psikologi Keluarga
Tahun Kedua Semester 4
  • Praktik Fikih Waris
  • Sejarah Peradaban Islam
  • Fikih Wakaf dan Perjanjian
  • Ushul Fikih 2
  • Fikih Kontemporer
  • Fikih Ekonomi Syariah
  • Qawa'id Fiqhiyyah 2
  • Akidah Wasithiyah
  • Teori dan Teknik Pembuatan Kontrak Syariah
Tahun Ketiga Semester 5
  • Metode Penelitian Hukum
  • Studi Pemikiran Kontemporer
  • Legal-Tech Syariah
  • Kuliah Kerja Nyata (KKN)
  • Maqashid Syariah
  • Mediasi & Konsultasi Keluarga
  • Etika Profesi Hukum
  • Peradilan di Indonesia
  • Entrepreneurship
Tahun Ketiga Semester 6
  • Fikih Jinayah
  • Hukum Peradilan Islam
  • Hukum Advokasi Islam
  • Hukum Acara Perdata
  • Siyasah Syar'iyyah
  • Seminar Hukum Keluarga
  • Administrasi Perkawinan di Indonesia
  • Seminar Proposal
  • Pengantar Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Tahun Keempat Semester 7
  • Magang di KUA / Peradilan Agama
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris
Tahun Keempat Semester 8
  • Skripsi
MKP Mata Kuliah Pilihan
  • Hukum Acara Pidana
  • Hukum Ketenagakerjaan
  • Studi Kritis atas Kompilasi Hukum Islam (KHI)
  • Kapita Selekta Hukum Keluarga Islam
  • Teknik Konseling & Mediasi
  • Psikologi Keluarga
Prospek Multi-Peran

Profil Lulusan Hukum Keluarga Islam

Lulusan dipersiapkan untuk menghadirkan solusi hukum keluarga yang adil, berintegritas, kontekstual, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

01

Praktisi Hukum Peradilan

Litigasi

Mendukung proses peradilan, administrasi perkara, advokasi, dan layanan hukum secara profesional sesuai hukum Islam dan hukum positif.

02

Konsultan Hukum Keluarga

Mediasi

Memberikan pendampingan hukum, konseling, dan mediasi keluarga dengan pendekatan syariah, psikologis, dan solutif.

03

Pengembang Produk Legal-Tech Syariah

Inovator Digital

Mengembangkan layanan, sistem, dan produk hukum digital yang memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan bantuan hukum syariah.

04

Analis Fikih Kontemporer

Peneliti Hukum

Meneliti problematika hukum keluarga modern dan merumuskan rekomendasi melalui Ushul Fikih, Qawa'id Fiqhiyyah, serta kajian hukum positif.

Peluang Karier

Prospek Kerja Lulusan Hukum Keluarga Islam

Kompetensi hukum, mediasi, riset, dan teknologi membuka peluang di lembaga peradilan, layanan hukum, pemerintahan, pendidikan, dan industri digital.

Litigasi

Legal Staff & Paralegal

Menyiapkan dokumen perkara, melakukan riset hukum, menelaah kontrak, dan mendukung advokat maupun tim legal.

Estimasi pasar Indonesia Rp6–8 juta/bulan
Sumber estimasi
Compliance

Legal & Compliance Officer

Memastikan kepatuhan regulasi, menelaah perjanjian, mengelola perizinan, dan membantu mitigasi risiko hukum lembaga.

Estimasi staf–officer Rp5,5–12 juta/bulan
Sumber estimasi
Mediasi

Konsultan Hukum Keluarga & Mediator

Mendampingi persoalan perkawinan, waris, wakaf, dan konflik keluarga melalui konsultasi serta mediasi yang solutif.

Potensi pendapatan Variabel sesuai lembaga & perkara
Sertifikasi mediator meningkatkan peluang
Layanan Publik

Staf KUA & Administrasi Peradilan

Mendukung administrasi perkawinan, pelayanan masyarakat, pencatatan hukum, dan pengelolaan perkara di instansi terkait.

Skema penghasilan Sesuai status, golongan & tunjangan
Acuan gaji pokok PNS
Legal-Tech

Legal-Tech & Regulatory Specialist

Mengembangkan alur layanan hukum digital, menerjemahkan regulasi menjadi kebutuhan produk, serta menjaga kepatuhan platform.

Estimasi compliance–officer Rp7–12 juta/bulan
Sumber estimasi
Riset

Peneliti & Akademisi Hukum Islam

Meneliti isu keluarga dan fikih kontemporer, menyusun rekomendasi hukum, serta mengembangkan pendidikan hukum Islam.

Estimasi akademik swasta Rp5,5–8,5 juta/bulan
Sumber pembanding

Angka merupakan estimasi pasar per Agustus 2026 dan dapat berbeda menurut lokasi, pengalaman, status kepegawaian, sertifikasi profesi, serta tanggung jawab pekerjaan.

Kompetensi Lulusan

Skill yang Didapat

Kompetensi profesional yang mempertemukan Fikih, hukum positif, litigasi, mediasi, etika, dan teknologi.

Multilingual Sharia Law Expertise

Keahlian Hukum Syariah Multibahasa

Mengkaji teks hukum Islam klasik dan kontemporer melalui penguasaan Bahasa Arab sebagai instrumen analisis hukum.

Litigation & Procedural Law Expertise

Keahlian Litigasi dan Hukum Acara

Mengelola prosedur perkara melalui pemahaman sistem peradilan, hukum acara, advokasi, dan administrasi hukum.

Family Mediation & Dispute Resolution

Keahlian Mediasi dan Penyelesaian Sengketa

Menangani konflik keluarga melalui konseling, mediasi profesional, dan pendekatan Psikologi Keluarga.

Comprehensive Family Law Analysis

Keahlian Analisis Hukum Keluarga

Menganalisis hukum perkawinan, waris, wakaf, perjanjian, dan administrasi keluarga secara komprehensif.

Legal Drafting & Professional Skills

Keahlian Perancangan Dokumen Hukum

Menyusun dokumen, kontrak syariah, argumentasi, dan opini hukum secara sistematis serta profesional.

Contemporary Ijtihad & Sharia Logic

Keahlian Ijtihad dan Logika Syariah

Merumuskan solusi hukum modern dengan Ushul Fikih, Qawa'id Fiqhiyyah, Maqashid Syariah, dan Fikih Kontemporer.

Legal-Tech & Digital Law Expertise

Keahlian Teknologi Hukum Digital

Mengembangkan gagasan produk Legal-Tech dan memahami persoalan yuridis dalam layanan serta ekosistem digital.

Sharia-State Law Integration Expertise

Keahlian Integrasi Syariah dan Hukum Positif

Menyelaraskan nilai syariah dengan regulasi Indonesia melalui kajian kritis Kompilasi Hukum Islam dan hukum positif.

Professional Leadership & Ethical Integrity

Keahlian Kepemimpinan dan Integritas Profesi

Memimpin secara bertanggung jawab, menjaga etika profesi, dan menerapkan integritas melalui pengalaman lapangan.

Informasi Penting

Frequently Asked Questions

Jawaban singkat untuk pertanyaan yang paling sering disampaikan calon mahasiswa Hukum Keluarga Islam.

Apa gelar akademik yang akan saya peroleh?

Lulusan Program Studi Hukum Keluarga Islam akan menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.).

Apakah lulusan HKI hanya bisa menjadi Penghulu atau bekerja di KUA?

Tidak. Lulusan dapat berkarier dalam layanan peradilan, legal dan compliance, konsultasi hukum keluarga, riset, mediasi, pendidikan, hingga pengembangan Legal-Tech Syariah.

Apa perbedaan HKI dengan program hukum konvensional?

HKI mengintegrasikan hukum positif dengan nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah. Mahasiswa juga mendalami Fikih Perkawinan, Waris, Wakaf, Fikih Kontemporer, dan hukum acara.

Apakah mahasiswa akan belajar praktik persidangan?

Ya. Kurikulum mencakup hukum acara, advokasi, administrasi peradilan, seminar hukum, dan magang di KUA atau Peradilan Agama untuk membangun kesiapan profesional.

Bagaimana kurikulum HKI menjawab tantangan era digital?

Mahasiswa mempelajari Legal-Tech Syariah dan dilatih menerjemahkan kebutuhan hukum menjadi layanan serta produk digital yang relevan, aman, dan berorientasi pada masyarakat.

Apakah ada fokus pada penanganan konflik keluarga?

Tentu. Mahasiswa mempelajari Mediasi dan Konsultasi Keluarga, Psikologi Keluarga, serta Teknik Konseling dan Mediasi untuk menangani konflik secara profesional dan solutif.

Apakah ada program magang di lembaga hukum?

Ya. Pada Semester 7 mahasiswa mengikuti Magang di KUA atau Peradilan Agama untuk menyelaraskan teori kampus dengan praktik pelayanan dan administrasi hukum.

HKI · STAI Mutiara Bangsa

Keteguhan hukum untuk keluarga dan peradaban mulia.

Persiapkan diri menjadi profesional hukum yang mampu menjaga keadilan, mendampingi keluarga, dan menghadirkan inovasi hukum syariah yang berintegritas.

Butuh informasi? Hubungi Tim Admisi